Santri Tangerang Tenggelam di Pantai Karang Bolong


Tiga santri yang sedang berenang di Pantai Karang Bolong, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, terseret ombak. Satu berhasil diselamatkan oleh ustadznya, satu hilang, dan satu lagi meninggal. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 wib.

“Santri yang terbawa arus ombak dan secara langsung dilakukan pertolongan oleh salah seorang Ustadz, bernama Mustain Bilah,” kata Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin,S.Pd.

Kejadian nahas itu berawal saat rombongan santri berjumlah 121 siswa dan 4 guru usai ziarah di kawasan Kesultanan Banten, kemudian berwisata ke Pantai Karang Bolong. Kemudian sekitar 50 santri berenang dan bermain air di pantai. Tiba-tiba tiga siswa itu terseret ombak.

Roky dibawa ke RSKM. Sedangkan ustadz yang menyelematkannya, dibawa ke Puskesmas Cinangka untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka dan meminum air laut. Korban meninggal atas nama Arif Turtusi, jenazahnya masih ada di Puskesmas Cinangka.

“Pencarian masih dilakukan bersama Tim Basarnas, TNI, Polairud, BPBD Kabupaten Serang dan potensi SAR,”

Korban selamat bernama Roky (13), yang merupakan santri di Pondok Pesantren (Ponpes), Arrosydah. Roky merupakan siswa kelas 1 Mts Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sedangkan korban hilang bernama Wildan Pratama (12), yang merupakan teman sekelas dari Roky. Lalu korban tewas bernama Arif Turtusi (14), yang merupakan santri di tempat yang sama dan siswa Kelas 3 di sekolah yang sama dengan teman lainnya.

“Korban (Arif Turtusi) ditemukan, namun sudah dalam keadaan meninggal di pantai, lokasinya belakang Hotel Pesona Krakatau Cinangka, yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP awal. Sedang korban Wildan Pratama sampai saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian,” terang Kepala Kantor SAR Banten.(Humas115Banten)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Banten
29 August 14:55 WIB